Wasekjed DPP PAN Dipo Ilham.
JAMBUPDATE.CO, JAMBI- Hingga Agustus kemarin, terjadi deflasi akaibat kurangnya jumlah uang yang beredar. Hal ini bebeda dengan  dengan perkiraan akan terjadi inflasi.
Dipo Ilham Djalil menyebutkan, Deflasi adalah suatu periode dimana secara umum tingkat harga merosot. Dampak deflasi terhadap perekonomian tidak sesederhana yang diperkirakan.
“Pada awalnya ekonom memperkirakan deflasi akan cepat bisa diatasi, tetapi pada kenyataannya belum ada satu negara yang bisa mengatasi kerusakan akibat deflasi,†ujarnya.
Dipo menjelaskan, sebagai contoh Hong Kong yang pernah mengalami periode deflasi pada tahun 2002 hingga kini belum bisa berbenah. Begitu juga dengan Jepang yang mengalami masa deflasi panjang sejak awal tahun 1990 yang hingga kini masih berusaha merecover dampaknya dengan eksperimen Abenomics.
“Dampak langsungnya adalah merosotnya pendapatan sektor bisnis. Agar bisa tetap kompetitif harga harus diturunkan dan  keadaan ini jangan berlangsung terus-menerus,†katanya.
Kemudian, sebagai akibat merosotnya pendapatan, maka banyak perusahaan yang akan mengurangi pengeluaran dengan berbagai cara. Termasuk mengurangi gaji para karyawan, merumahkan sementara karyawan yang dianggap kurang berfungsi bahkan melakukan pemutusan hubungan kerja.Â
“Kemudain juga terjadi perubahan pola pengeluaran konsumen. Ini jauh lebih buruk dari dampak yang ditimbulkan oleh inflasi,†pungkasnya. (aiz)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com