Ilustrasi.

Bacakada Pilkada Tiga Daerah di Jambi Sepakat, Terbukti Sebarkan Hoax Didiskualifikasi

Posted on 2017-08-31 13:40:32 dibaca 1545 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Jambi 2018 mendatang harus bebas hoax (berita bohong, red). Sebab, ini akan merugikan calon kepala daerah karena banyak pihak yang terlibat dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Apalagi, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, peserta pilkada yang mengumbar kebencian dan fitnah harus ditindak tegas. Jika, ditemukan ada keterlibatan calon bupati/wali kota yang menyebarkan berita bohong, maka tidak menutup kemungkinan bisa didiskualifikasi.

Rahman DilaTim Center Fasha dikonfrimasi sepakat pelaku hoax mendapatkan sanksi tergas. Manurutnya, hoax merugikan siapapun, termasuk diluar Pilkada sekalipun.

‘‘Kita sepakat agar mendapatkan sanksi. Ini memang harus menjadi kajian bersama,’‘ sebutnya.

Calon Bupati Merangin Al Haris saat dikonfirmasi mengaku sepakat jika peserta Pilkada yang mengumbar kebencian dan fitnah harus ditindak tegas. Kampanye harus berlangsung fair, adu program, konsep, visi-misi bagaimana menggalang dukunganmasyarakat.

‘‘Yang jelas semua aturan itu sangat baik sehingga terbina politik santun di tengah masyarakat nantinya, apa lagi semua kita di Merangin ini adalah saudara,’‘ sebutnya.

Bupati juga mengatakan, sekarang ini kian banyak provokator bermunculan di tengah-tengah masyarakat. Menghasut bahkan memfitnah pemerintah yang sedang menjabat.

‘‘Sebenarnya saya tidak mau ambil pusing. Namun apa yang dilakukan oknum-oknum tak bertanggung jawab itu sudah meresahkan warga. Segala cara dibuat untuk menjelekkan kepala daerah ,’‘ katanya.

Sementara itu Fauzi Ansori saat dikonfirmasi menghimbau agar masyarakat selalu berpolitik santun. ‘‘Saya menghimbau untuk berpolitik santun. Siapa pun itu. Baik kandidat maupun tim sukses dan juga semua pihak lainnya.

Calon petahana Pilkada Kerinci Adirozal dikonfirmasi mengatakan bahwa, dirinya sangat setuju dengan adanya aturan yang berlaku bahwa ditemukan ada keterlibatan calon Bupati/Wali Kota yang menyebarkan berita bohong (hoax), bisa didiskualifikasi.

‘‘Saya sangat setuju dengan hal tersebut, karna hoax akan merusak demokrasi,’‘ ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Calon Bupati Kerinci, Maridin Jamil. Ia juga menegaskan, akan ikut memerangi berita hoax, yang nantinya bisa akan menyebabkan terpecah belahnya masyarakat Kerinci.

‘‘Kita berharap, semua Cabup Kerinci dan seluruh masyarakat Kerinci, sama-sama bertekad untuk menciptakan Pilkada Kerinci yang Damai,’‘ ujarnya.(aiz/adi/amn)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com