Imbas dari kebun karet terendam banjir, warga Desa Batu Ampar dan Desa Batu Kucing, Kecamatan Pauh , meminta sumbangan di jalan.
JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN – Sejumlah warga yang menjadi korban banjir di Sarolangun, kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pasalnya, perkebunan yang menjadi tumpuan perekonomian kini terendam banjir. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, warga terpaksa meminta sumbangan di pinggir jalan.
Salah satunya di Desa Batu Ampar dan Desa Batu Kucing, Kecamatan Pauh, warga terpaksa meminta sumbangan dari pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas.
Fitriani, saat ditemui mengatakan bahwa sudah empat hari ini mereka mengungsi di pinggir jalan, karena rumahnya terendam dan tidak bisa ditempati. Sehingga, untuk memenuhi kebutuhan lain mereka harus meminta belas kasihan dari hasil sumbangan orang untuk dimanfaatkan membeli kebutuhan sehari-hari dan jajan anak-anak untuk sekolah.
“Kami tidur dan masak di sini lah (tenda,red). Kalau minta sumbangan ini untuk memenuhi kebutuhan kami, dan juga jajan anak sekolah, kami mencari duit dak tahu lagi mau kemana, karena kebun karet kami juga terendam, kami dak bisa motong," akunya.
Dikatakannya, biasa dalam pencariannya melalui hasil motong karet, dalam sehari bisa menghasilkan uang sebesar Rp100 ribu, namun dikarenakan banjir, warga tidak bisa memotong karet.
“Karena bencana banjir ni, kami rugi Rp.100 ribu per hari. kini nak motong nian dak bisa,"tuturnya. (hnd)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com