Ilustrasi.

Mengadu Nasib di Negeri Jiran, Para TKI Asal Kerinci Hanya Bermodalkan Pasport

Posted on 2017-02-11 11:46:37 dibaca 3258 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI -  Malaysia selalu menjadi  magnet bagi TKI asal Provinsi Jambi, khususnya Kabupaten Kerinci. Pasalnya, setiap tahunnya, gelombang TKI seperti tidak ada putusnya ke negeri serumpun itu.

Selama ini, iming-iming dari warga Kerinci yang sudah belasan tahun merantau di Malaysia, dimana upah ringgit yang mereka peroleh saat bekerja cukup memuaskan bila ditukarkan ke rupiah. Apalagi selama ini, mereka dihantui kejenuhan hidup tanpa pekerjaan tetap saat tinggal di kampung.

Tawaran seperti itu, akhirnya membawa mereka pada keputusan untuk meninggalkan kampung halaman, meski tanpa jaminan keamanan dan keselamatan baik dalam perjalanan maupun selama bekerja di sana sebagai pekerja ilegal.

Untuk merantau ke Malaysia, hampir warga Kerinci hanya bermodalkan dokumen Pasport. Karna itu dianggap merupakan biaya yang cukup murah dibandingkan dokumen lainnya. Sudah menjadi rahasia umum, ketika mengurus administrasi pasport, semua perantau selalu beralasan hanya untuk pergi melancong (jalan-jalan, red) ke Malaysia yang hanya diberikan batas 1 bulan. ‘‘Setelah lewat 1 bulan, maka dokumen akan kosong atau sudah menjadi pekerja ilegal,’‘ ungkap Abdul Gafar, salah satu TKI asal Kerinci.

Diakui Abdul Gafar, ternyata apa yang dibayangkan di kampung, tak seperti kenyataan sampai di Malaysia. Sesampai disana, tiada hari tanpa kerja. Bahkan selama bekerja, mereka selalu dihantui oleh rasa takut ketangkap pihak imigration (baca imigrasi, red) dan polis (polisinya Malaysia, red).
‘‘Kami pergi kerja sebelum terbit fajar, dan pulangnya setelah terbenamnya matahari. Hal tersebut untuk menghindari agar tidak tertangkap,’‘ pungkasnya.(adi)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com