Rombongan Kades Favorit Jambi Ekspres saat berada di KBRI Bangkok, Thailand (kiri). (kanan) Ketua Panitia Kades Favorit Jambi Ekspres menyerahkan oleh-oleh dari Jambi ke Pejabat KBRI. Foto : FAUZI YOSI/JAMBIEKSPRES

Pertanian Maju Pesat, Satu Desa Punya Satu Produk Unggulan

Posted on 2016-12-01 20:09:33 dibaca 3398 kali

JAMBIUPDATE.CO - CUACA masih gelap, berseliweran dengan dinginnya udara pagi Kota Jambi, namun  18 orang rombongan Kades Favorit Jambi Ekspres  sudah terlihat berada di ruang tunggu bandara Sultan Thaha Jambi, Selasa lalu (29/11).

Pagi itu, rombongan kades-kades terbaik itu akan bertolak ke Bangkok, Thailand via Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng setelah malamnya (28/11) dilepas oleh Gubernur Jambi Zumi Zola. Mereka adalah M yunus Kades Alang-Alang  Kabupaten Tanjab Timur, Supari Kades Daratan Kempas Kabupaten Tanjab Barat. M. Zuhdi Kades Tiangko Dungai Manau Kabupaten Merangin. Mujito Kades Bukit Suban Airhitam Kabupaten Sarolangun. A Yani Kades Pondok Siguang Kabupaten Kerinci. Efiar Kades Simpang Tiga Rawang Kota Sungai Penuh.

Yunus Ismail Kades Simpang Empat Kabupaten Kerinci  dan Hefni kades Kasang Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi. Ansori Kades Sungai Baung Kabupaten Batang hari serta Sugeng Paryanto Kades Butang Baru Kabupaten Sarolangun.

Penerbangan pertama pagi itu akan membawa rombongan dari Jambi menuju Jakarta. Meski masih cukup pagi, namun semangat membara tergambar jelas dari raut wajah para kades. Jerih payah mereka mengikuti proses seleksi yang cukup panjan (dimulai Maret 2016) berbuah hasil sebuah perjalanan edukasi ke luar negeri.

Sekitar pukul 06.30 Wib, rombongan akhirnya berangkat menuju ibu kota. Perjalan kades ini merupakan kali kedua, setelah tahun lalu Jambi Ekspres juga sukses menggelar kegiatan yang sama dengan Negara tujuan Vietnam.

‘’Alhamdulillah, tercapai juga tujuan kita. Terima kasih Jambi Ekspres,’’ ujar salah seorang kades dalam perjalanan menuju pesawat yang akan membawa rombongan ke Jakarta.

Rombongan kades akhirnya tiba di bandara Soekarno-Hatta tepat pukul 07.30 WIB. Rombongan bisa beristirahat sekitar 3,5 jam di areal bandara, karena pesawat yang akan membawa rombongan ke bandara Donmueang, Bangkok baru berangkat sekitar pukul 11.00 Wib.

Tepat pukul 11.00 Wib, rombongan akhirnya berangkat menuju Bangkok. Dibutuhkan waktu sektiar 3,5 jam dari Soekarno Hatta ke Donmueang.

‘‘Cukup melelahkan menuju lokasi, walaupun pakai pesawat, tapi banyak waktu habis terbuang karena jarak lumayan jauh,’‘ kata Misrianti Ketua Kades Favorit  Jambi Ekspres 2016 Road to Thailand.

Sekitar pukul 14.00 Wib, rombongan landing dengan aman di bandara Don Mueang, Bangkok. Kemudian langsung ke hotel untuk beristirahat karena harus segera memulai edukasi ke beberapa tempat.

Besoknya (kemarin, red) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok menjadi tempat pertama yang dikunjungi oleh rombongan Kades Favorit Jambi Ekspres saat sampai di Negeri Gajah Putih, Thailand.

Sekitar pukul 9.00 waktu Bangkok, rombongan bergerak dari hotel menuju KBRI. Ternyata jarak hotel menuju kedubes hanya lima menit saja, dalam kunjungan yang ini rombongan langsung diterima perwakilan KBRI Bangkok.

Untuk diketahui bahwa KBRI Bangkok adalah KBRI yang cukup istimewa karena berkantor di jalan yang memiliki nilai Jual paling tinggi di Bangkok, KBRI ini juga telah dibuka sejak tahun 1957 silam. Hingga saat ini tercatat 19 dubes pernah dinas di kedubes tersebut. Kedubes Republik Indonesia ternyata merupakan kedubes yang memiliki wilayah terluas dibandingkan kedubes lainnya.

‘‘Dengan luas tanah 2,5 hektar, kami memiliki beberapa sarana, salah satunya sekolah, mulai dari TK hingga SMA ada dilingkungan kedubes,’‘  terang 
Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI di Bangkok, Subandrio.

KBRI tercatat memiliki 30 pejabat, ditambah staf dengan jumlah 150 orang. Hubungan Indonesia-Thailand pun cukup terjaga dengan baik dan harmonis, khususnya dibidang politik.

‘‘Yang melatarbelakangi harmonisnya hubungan ini adalah dari kudeta yang pernah terjadi tahun 2014 lalu. Banyak negara di dunia mengeluarkan travel warning ke Thailand, tapi tidak dengan Indonesia, kami masih memperbolehkan WNI untuk tetap berkunjung ke Indonesia. Inilah yang mendapat apresiasi dari Pemerintah Thailand,’‘  paparnya.

Sedangkan disektor sosial-budaya pun berjalan dengan baik. Sudah kerap kedua negara saling tukar menukar kebudayaan. Selama ini pun masyarakat Thailand sangat menyayangi rajanya, ini disebabkan karena raja memperhatikan sektor pertanian, yang berdampak majunya pertanian di Thailand.

‘‘Kami juga mengucapkan terima kasih atas kunjangan rombongan ini, saya yakin bapak-bapak ini merupakan kades pilihan yang mampu membawa perubahan di desa masing-masing dan membawa manfaat besar ke desanya setelah kunjungan ke Thailand ini,’‘ terang subandrio.

Lebih lanjut, Subandrio dengan lancar menceritakan secara umum kehidupan pedesaan di Thailand yang memang mendapat perhatian positif dari dunia. ‘‘Jadi di Thailand ini peranan Raja sangat besar dirasakan oleh masyarakat Thailand, Raja ikut mengatur kebijakan strategis disetiap desa. ‘‘Jadi disini Raja langsung ikut memberikan kebijakan pembangunan disetiap desa, jadi memang Raja ikut andil sehingga kehidupan ekonomi Desa terus berkembang,’‘ cerita Subandrio.

Salah satu kebijakan strategis yang harus dijalankan setiap desa ialah harus terwujudnya OTOP (One Tambun One Product) atau 1 desa satu produk unggulan, dan OTOP ini akan menggelar pameran setiap tahunnya.

‘‘Jadi OTOP itu wajib dijalankan, setiap tahun pameran digelar setiap Desa harus menampilkan produk unggulan masing-masing, jadi setiap desa berlomba menunjukkan kebolehan mereka mengolah produk yang memiliki nilai jual tinggi,’‘ papar pria yang telah 4 tahun berada di Thailand ini.

Para Kades terbaik Provinsi Jambi ini juga sempat berdialog dengan pihak KBRI, dalam dialog ini beberapa kades menceritakan pariwisata kelas dunia di desa mereka yang belum dikenal oleh wisatawan mancanegara, karena kurang promosi.

‘‘Jadi kalau untuk itu, promosi wisata menjadi jalan utama untuk menarik wisatawan datang ke Indonesia terutama dunia, selain itu budaya masyarakat juga berpengaruh besar, wisatawan butuh kenyamanan dalam berwisata, saya harap budaya dan promosi ini menjadi prioritas Utama,’‘ jawab Subandrio.

Selain itu, Kades juga meminta adanya jalur untuk perdagangan secara langsung untuk memasarkan produk BUMDes mereka di Mancanegara seperti Thailand.

‘‘Jadi kalau untuk pemasaran produk UMKM Desa bisa dijalankan, kami bisa membantu mencarikan pembeli produk lokal tersebut, asal Produk UMKM tersebut layak dijual secara Internasional,’‘ tukas Subandrio. (*)

Sumber: Jambi Ekspres
Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com