Ilustrasi. Foto : Net

Dianggap Berdampak Buruk, Perusahaan Batu Bara Diprotes

Posted on 2016-12-01 10:40:03 dibaca 1762 kali

JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Kegiatan sejumlah perusahaan Batu Bara di Kabupaten Sarolangun dianggap berdampak buruk dan tidak memperhatikan dampak pencemaran air dan tanah. Ini disampaikan oleh Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sarolangun.

Hal tersebut disampaikan oleh PMII Sarolangun saat menggelar demo di simpang 4 Pasar Sarolangun dan Kantor Bupati Sarolangun, Rabu (30/11). Dalam aksinya, para pendemo mengatakan, penambangan batu bara yang ada di Sarolangun masih meninggalkan lubang yang mengaga tanpa melakukan reklamasi lahan pasca tambang. Dan hal tersebut sebuah pelanggaran bagi perusahaan karna telah mengabaikan aspek lingkungan.

"Ada tiga perusahaan selaku Pemegang izin Usaha pertambangan di Kabupaten Sarolangun yang terindikasi belum melakukan pembayaran jaminan reklamasi yang disusun oleh Lingkungan Hidup. Selain itu perusahaan juga terindikasi tidak menjalankan program CSR sebagaimana mestinya," kata salah satu pendemo.

Seharusnya kata para pendemo, kegiatan Reklamasi dan CSR menjadi tanggung jawab perusahaan karna berdampak besar terhadap kerusakan lingkungan.

"Kami meminta PJ Bupati Sarolangun untuk menyurati Gubernur Jambi agar mencabut izin Usaha Pertambangan PT. Sarolangun Prima Coal ( SPC), PT. Minimex dan PT.Karya Bumi Bratama karna tidak melakukan reklamasi dan menjalankan CSR," tegasnya. (hnd)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com