PETI.
JAMBIUPDATE.CO, MUARATEBO - Walaupun sudah pernah diusir bahkam dibakar oleh warga, namun Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Darah Kecamatan VII Koto kembali Beroperasi.
Bahkan dari informasi warga sekitar, sedikitnya sekitar 9 unit PETI kembali beroperasi. Atas kejadian itu, warga yang yang sedang dalam masa bertani mulai resah karena takut air yang mengalir ke sawah mereka tercemar.
Seperti yang dikatakan Salahhudin ketua RT 05 Cermin Alam Kecamatab VII Koto memebnarkan bahwa laporan dari warga pematang Tampui yang sangat menyesalkan kejadian tersebut.
" Kami kesal sekali, kenapa tidak ado jeranya. Inikan sangat merugikan orang banyak," ujarnya.
Hal tersebut dikarenakan para kelompok tani saat ini tengah menyemai padi sawah. Takutnya kedepan padi sawah yang mereka tanam saat ini gagal panen akibat tercemarnya air sungai, khus air sungai Danau Riak Tebakang sebagai sumber utama air yang mengairi ratusan hettar sawah mereka.
warga setempat mengharapkan para penegak hukum bisa segera membasmi para kelompok pencari harta. karun ini. Namun bila tidak ada juga perhatian dari pihak berwajib, pihak warga sepakat ingin membasmi dengan cara mereka sendiri.
" Kemarin warga hanya membakar mesin. Kita takutnya aksi kedua nanti tidak sebatas mesin saja," tuntasnya. (bjg)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com