Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK – Kenakalan remaja era kemajuan zaman saat ini semakin aneh-aneh saja. Seperti halnya di Kabupaten Tanjab Timur, segilintir pemuda dan pelajar mulai menggunakan obat batuk sachet yang dijual diwarung-warung untuk sarana mabuk-mabukan.
Disamping harganya yang terjangkau, peredaran obat batuk ini pun mudah didapat diwarung-warung.
“Selain obat batuk kemasan sachet segilintir pemuda dan pelajar juga menggunakan lem kemasan kaleng, sebagai sarana mabuk-mabukan. Ada indikasi penyalahgunaan obat-obatan kemasan sachet dan lem dikalangan pemuda dan pelajar," ujar Kaban Kesbangpol Linmas Tanjabtim, Abdul Rasid melalui Kabid Binmas, Heri Nazaruddin.
Berdasarkan data yang diperolehnya dilapangan, alasan kalangan pemuda dan pelajar menggunakan obat batuk sachet dan lem karena tidak harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar.
"Apalagi obat batuk jenis ini dan lem merupakan kepentingan masyarakat dan dijual bebas," terangnya.
Selama ini, Jelas Heri, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan koordinasi baik dengan pihak kejari maupun polres, untuk memberantas penggunaan obat batuk sachet dan lem, yang dibeli kalangan pemuda dan pelajar untuk mabuk-mabukan.
"Sekarang pengawasan ditingkat penjual. Kami sudah peringatkan pemilik warung kalau ada pemuda dan pelajar yang membeli kapasitas untuk tidak dilayani," tegasnya. (yos)
Â
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com