JAMBIUPDATE.CO, MUARABULIAN - Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batanghari melalui komisi III, meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Perumahan Rakyat meninjau proyek penyediaan air baku yang merupakan bantuan APBN tahun 2016 di Desa Aro Kecamatan Muarabulian.
Â
Pasalnya, dalam pembangunan proyek ini diduga banyak masalah, seperti kekurangan panjangnya tiang pancang yang saat ini sudah terpasang dan perubahan lokasi bangunan yang sedang dikerjakan.
"Ya, kita juga meminta alasan dari perubahan lokasi ini, seperti di papan pelang tertulis desa sungai baung, tetapi kenapa di bangun di desa aro," kata Sirojuddin, Ketua Komisi III DPRD Batanghari.
Menurutnya, hal ini sangat disayangkan apabila ada pekerjaan proyek APBN di Batanghari tidak tepat sasaran, seperti perubahan lokasi dan banyak lagi dugaan yang disampaikan oleh pihak masyarakat.
"Seperti laporan dari rekan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan warga setempat, banyak kejanggalan dalam pengerjaan proyek ini, termasuk pengecoran tiang pancang yang saat ini sedang terpasang," ujarnya.
Â
Sementara itu, sejumlah LSM di Batanghari, yakni LSM Peduli Bangsa dan Peduli Masyarakat juga minta pihak kementerian pekerjaan umum (PU) dan perumahan rakyat meninjau proyek tersebut.
Â
Selain itu, mereka juga sudah melaporkan hal ini kepada Kejari Muarabulian dan selanjutnya juga akan dilaporkan ke Kejati Jambi serta Kejaksaan Agung.Â
Â
"Kepada pihak kementerian, bahwa persoalan yang harus lihat di lapangan, kuat dugaannya adalah pembangunan penyediaan air baku ini dikerjakan tidak sesuai dengan spek," kata Mahyuddin, Sekretaris LSM PB Batanghari. (adi)