JAMBIUPDATE.CO, MERANGIN - Sedikitnya ada 59 orang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Merangin, belajar di lantai. Mereka terdiri dari 29 orang kelas XI 1 Multi Media (MM) dan 30 orang kelas XI 2 Multi Media (MM).Â
Â
Kondisi ini terjadi karena di ruangan kelas mereka tidak ada meja dan kursi belajar. Ini terjadi sejak beberapa minggu yang lalu.Â
Â
Kepala Sekolah SMK N 1 Merangin, Harizon Akbar, saat dikonfirmasi awak media membenarkan kejadian tersebut.Â
Â
“Memang ada siswa-siswi kami yang belajar di lantai. Ada 2 Kelas yang tidak mempunyai meja dan kursi. Kelas XI MM 1 Dan Kelas XI MM 2," katanya.
Â
Kekurangan kursi dan meja tersebut menurutnya disebabkan adanya peningkatan jumlah siswa yang masuk ke sekolah tersebut, sehingga kursi dan meja untuk menampung siswa tersebut tidak mencukupi.
Â
"Jumlah murid yang masuk tahun ini sebanyak 353 Orang. Â sedangkan yang tamat (lulus,red) sebanyak 216. Hal itu yang menjadi pemicu kurangnya ruangan kelas ini," jelasnya.
Untuk itu dirinya berharap kepada pemerintah untuk membantu sekolahnya yang kekurangan kursi tersebut.
Â
"Mudah- mudahan pemerintah cepat memperhatikan sekolah kami. Kasihan melihat siswa kami harus belajar di lantai," pungkasnya
Terpisah salah satu wali murid saat dijumpai jambiupdate, juga mengeluhkan kondisi tersebut. Kata Dia, seharusnya kursi tersebut sudah dilengkapi oleh sekolah.
Â
"Kami selaku wali murid memang mengeluhkan kondisi ini. Karena kami selaku wali murid sudah membayar uang komite Rp100 ribu per bulan. Di kemanakan duit komite itu," tukasnya. (amn)