Rara saat berada di Korea ketika melakukan pertukaran pemuda.

Pengalaman Era Puji Kusuma Wardani, Perwakilan Jambi Untuk Pertukaran Pemuda ke Korea

Posted on 2016-06-20 13:38:49 dibaca 3596 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Tiga kali mengikuti pemilihan pertukaran pemuda untuk  Perwakilan Jambi, baru kali itulah wanita yang akrab disapa Rara ini lulus dan berhasil berangkat Ke Korea. Banyak cerita yang dibawa Rara sepulangnya dari Korea pada November 2015 lalu.

Gadis bernama lengkap Era Puji  Kusuma Wardani, kelahiran  9 Maret 1991 ini cukup bangga dengan apa yang telah dia capai.Gadis yang akrab disapa Rara tersebut sempat berbagai cerita tentang pengalamannya menjadi orang yang terpilih untuk melakukan pertukaran pemuda di Korea.

Era mengaku sudah mengikuti pemilihan pertukaran pemuda yang diadakan oleh Kemenpora ini sebanyak 3 kali berturut-turut. Pada akhirnya, Oktober tahun lalu membawa keberuntungan bagi Rara yang membawanya menginjakan kaki ke Negri Gingseng tersebut.

Hal-hal menarik yang memberinya pengalaman baru.  Diantara hal-hal yang tak terlupakan tersebut hingga kini masih terngiang diingatannya. Selama 10 hari merasakan udara Korea, membuat Rara  belajar memahami dan melihat budaya-budaya Korea mungkin yang tak didapatkannya di tanah air.

Salah satu Budaya yang hingga kini harus tetap diterapkannya adalah budaya disiplin. “Orang Korea itu disiplin sekali, bahkan kita  dari teman-teman pertukaran pemuda ke Korea juga  menyesuaikan. Kita juga berlatih untuk disiplin, di team kita itu  telat  didenda 1000 won,” jelasnya.

Bukan hanya pengalaman yang kini diterapkannya dalam kehidupan sehari-harinya, Rara juga mendapatkan cerita yang sedikit menyedihkan ketika di Korea. Sewaktu itu, Rara diharuskan tinggal di rumah salah satu warga Korea.

Yang mengejutkan baginya, dimananya warga Korea yang rumahnya ditinggalinya itu ternyata tidak mengenal Indonesia. “Waktu kita Tanya tahu Indonesia, mereka jawab nggak tahu,  Indonesia itu apa mereka juga nggak tahu. Tapi dikesempatan itulah kami memperkenalkan dan  menjelaskan tentang Indonesia,” lanjutnya.

Selain itu, Rara menambahkan masih ada kekagumannya pada Korea yang ternyata tidka diterapkan di Indonesia. Bahkan budaya seperti ini sudah jarang ditemui di Indonesia. Meski Korea menjadi Negara dengan koneksi internet tercepat, namun tidak serta merta membawa warganya menjadi pecantu internet dan gadget.  Di Korea sendiri, memiliki aturan  dimana pemerintah memberi batasan kepada anak-anak untuk menggunakan internet dan gadget.  Tentu hal seperti ini tidak ada di Indonesia.

Ia melanjutkan, 10 hari berada di Korea dirinya merasakan nuansa yang sungguh berbeda dengan Indonesia. Meski menjadi Negara dengan kecanggihan teknologi, namun masyarakatnya bukanlah  para pecandu gadget dan internet. “Kalau orang Korea pada ngumpul itu mereka saling tegur sapa, beda dengan Indonesia sekarang janjian ketemuan tapi sibuk dengan  gadget masing-masing. Di Korea pemerintahnya  punya solusi utnuk mengantisipasi kecanduan internet,” ujarnya.

Pengalaman 10 hari di Korea juga membawanya untuk mneginjakan kaki ke beberapa tempat, seperti Seol National University, dan tempat bersejarah di Korea. (yni)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com