Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Selama Ramadan menjelang lebaran hampir disetiap tahunnya, pengemis dan gepeng menjamur memadati dibeberapa masjid maupun lokasi lainnya.
Mereka biasanya mangkal di depan masjid-masjid, simpang lampu merah, di pasar dan tak jarang pula pengemis ini mengeksploitasi anak mereka untuk meraih belas kasihan orang.
Pantauan jambiupdate.co di Masjid Magatsari Kota Jambi yang berada di Pasar Jambi selama Ramadan sangat banyak pengemis dan gepeng yang meminta-minta belas kasihan jamaah yang salat di masjid.
Tono, salah satu pengemis mengakatan, dirinya telah lama mengemis. Dia juga sering memulung barang rongsokan, namun penghasilan dengan memulung ini tidak bisa mencukupi kehidupan.
“Maka saya terpaksa mengemis di depan masjid ini. Saya tidak sendiri, saya juga membawa kedua anak saya,†ujarnya.
Dikatakannya, penghasilan yang didapatkannya  saat memulung paling hanya berkisar Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu perhari. Tetapi jika dia mengemis penghasilannya mencapai Rp 100 ribu perhari bersama anaknya yang berumur 10 tahun.
Sementara itu, menurut penjaga Masjid Raya Magatsari, Ibrahim bahwa para pengemis ini paling ramai saat  hari Jum’at dan pada waktu salat lima waktu.
Diakatakan Ibrahim, pengemis ini akan ramai berdatangan apabila seminggu sebelum hari raya Idul Fitri. (lia)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com