JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Akhirnya harapan siswa-siswi Kota Jambi yang menerima beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) untuk segera menikmati dana beasiswa dapat terwujud.
Â
Setelah beberapa bukan tertunda karena alasan teknis pendataan maupun administrasi perbankan. Hari ini (1/6), Bank Rakyat Indonesia (BRI) selaku bank penyalur PIP langsung mendatangi beberapa sekolah. Diantaranya SMP Negeri 7 dan SMP Negeri 1 Kota Jambi serta beberapa sekolah lainnya untuk mengantar dana beasiswa dalam bentuk buku tabungan.
Â
Hal ini di sampaikan Direktur Rumah Aspirasi SAH, M Yasir. Menurutnya buku tabungan yang dibagikan kepada siswa penerima PIP dananya bisa langsung dicairkan ke BRI terdekat.
Â
“Kepastian ini diperoleh setelah SAH menelpon langsung pimpinan BRI di Jakarta masalah teknis pencairan PIP. Hasil pembicaraan inilah yang ditindaklanjuti antara BRI cabang Jambi dengan pihak SAH selaku anggota DPR RI,†ujar Yasir.
Kepedulian SAH ini menurut Yasir yang merupakan dosen salah satu perguruan tinggi swasta di Jambi itu, di karenakan penerima beasiswa PIP itu merupakan hasil usulan beliau kepada pihak kementerian.
Â
“Para penerima PIP itukan bapak yang memperjuangkan di Jakarta, jadi ketika dalam proses pencairan mengalami hambatan. SAH sebagai anggota DPR yang memperjuangkan mencari jalan bagaimana beasiswa mereka segera dapat cair,†jelasnya.
Dari hasil penelusuran beliau sambung Yasir, pencairan PIP terkendala data usulan yang sering kali ganda, ada yang di usulkan pihak sekolah, ada yang dari RT, sehingga Bank hati - hati untuk mencairkan.
Â
“Namun SAH juga mengakui ada birokrasi perbankan yang kurang di terima masyarakat. Seperti masalah KTP orang tua yang berbeda dengan domisili si penerima, termasuk pembatasan jumlah dan waktu layanan pencairan PIP dibeberapa kantor unit bank penyalur juga banyak yang dikeluhkan,†ungkap Yasir.
Tapi semua masalah diatas telah selesai ketika SAH memfasilitasi pertemuan antara pihak sekolah dengan BRI cabang Jambi. Hasilnya BRI bersedia mengkesampingkan beberapa surat keterangan sebagai syarat pencairan dengan meminta pertanggungjawaban kepala sekolah atas buku tabungan yang mereka kasih ke siswa.
Â
“Insyaallah memasuki bulan puasa ini dana PIP sudah bisa di nikmati para siswa,†tandasnya. (dez)