Tanggul penampungan limbah PT BNP di Dusun Rantau Keloyang
JAMBIUPDATE.CO, MUARABUNGO – Kondisi Kolam penampungan limbah pabrik kelapa sawit PT Buana Nabati Perkasa (BNP) di Dusun Rantau Keloyang, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Jambi, sangat mengkhawatirkan. Bahkan, limbahnya juga sering mencemari sungai.
Pasalnya, kolam pengolahan limbah yang berada persis di pinggir Sungai Pelepat yang hanya berjarak 20 meter. Parahnya kolam pengolahan limbah sering jebol akibat tipisnya tanggul yang menahan dan hanya berbentuk kolam-kolam biasa dengan tanggul tanah seperti sawah.
Akibatnya, kolam limbah dinilai rawan mencemari sungai dan beberapa pekerja di pabrik tersebut, turut mengkhawatirkan kondisi yang ada, mengingat jika saja suatu saat air sungai tercemar maka akan banyak masyarakat yang menjadi korban.
"Kalau jebol sudah pasti limbah langsung ‎ke sungai. lihatlah sendiri
kondisinya, kalau hujan air limbah tersebut melimpah kesungai bang, sehingga ikan banyak mati akibat dampaknya ," kata seorang pekerja PT.BNP yang tidak mau disebut namanya.Â
Â
Menurut Humas PT. BNP, Saiful,mengatakan, bahwa kolam ditempat pengujian PH air sudah menggunakan beton, namun ia mengakui bahwa memang kolam pengolahan limbah lainnya cuma tanah.
"Untuk kolam (pengolahan) memang tidak dibeton, namun rencana akan dikasi kayu dipinggir kolam tersebut, tapi tidak tau kapan waktunya, mungkin tahun depan," jelasnya. (hnd)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com