Ilustrasi
JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Masuknya musim penghujan, petani yang daerahnya menjadi langganan banjir diminta waspada. Salah satunya Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjab Timur.
Kadispertan Tanjabtim, H Ahmad Maushul, meminta petani padi di Kecamatan Berbak untuk mengantisipasi tanaman padinya agar tidak mati saat banjir terjadi.
"Kami telah koordinasi dengan petugas dilapangan supaya petani sudah menanam padi, minimal telah berumur sebulan. Kalau sekarang sudah umur sebulan, dan Januari 2016 terjadi banjir di Kecamatan Berbak, umur tanaman padi sudah dua bulan, artinya padi sudah tahan terhadap banjir dan bisa tetap hidup," jelasnya.
Disamping itu dia juga menghimbau kepada petani padi di Tanjabtim, untuk segera melakukan penyemaian dan menabur benih padi, untuk tipe padi tanam pindah dan tabur benih langsung. "Ini yang harus disikapi, mulailah bergerak dari sekarang," ujar.
Dari prediksi BMKG, bulan Februari 2016 mendatang, curah hujan di Provinsi Jambi sudah mulai berkurang. Sehingga bila masih belum melakukan tabur benih, dikhawatirkan setelah menabur benih tanaman padi milik petani tidak akan tumbuh dengan baik.
"Mudah-mudahan kalau selesai penanaman diminggu kedua Desember, nanti dibulan Februari 2016 tidak ada masalah lagi. Karena setelah pengisian padi jatuhnya dibulan Januari 2016," tukasnya.(yos)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com