Ilustrasi.
JAMBIUPDATE.COM, MUARABUNGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo, baru saja selesai menggelar Bulan Promosi Budaya dan Produk Unggulan Bungo, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta tepatnya di anjungan Jambi. Namun, kegiatan itu dianggap tokoh pemusa sebagai pemborosan. Pasalnya dihadiri rombonga pejabat Bungo.
Salah satu tokoh pemuda Bungo, Fiet Haryadi, mengatakan, pameran ini diluar logika. Menurutnya, pameran di Jakarta tersebut mestinya tidak perlu dihadiri begitu banyak pejabat Bungo, apa lagi melihat situasi saat ini masih banyak yang harus dibenahi dan para pejabat sangat dibutuhkan.
Disampaikannya, Berangkatnya banyak orang dan banyak pejabat ini menjadi sebuah modus pemborosan anggaran. Karena untuk biaya perjalanan dinas menghabiskan ratusan juta rupiah.
"Ini kan maksudnya ingin memperlihatkan potensi Bungo kepada orang luar. La, kalau orang dari Bungo itu buat apa rame-rame. Kalau pamernya sama orang Bungo, cukup di Bungo saja. Tidak perlu ke Jakarta," kata Fiet.
Dikonfirmasi terpisah melalui telepon seluler, Kadis Budparpora, Husin Efendi, mengakui cukup banyak kepala SKPD yang hadir saat acara di PMII. Walau ada beberapa orang yang tidak datang karena berbagai kesibukan.
"Hampir semua lah (Kadis,res) datang, tapi ada juga beberapa yang dak datang. Mungkin ada kesibukan lain. Pak Bupati dan Wahup dak hadir. Pak Sekda (Ridwan Is,red) yang mewakili sama Ibu Bupati dan Ibu Sekda," ujar Husin.
Ia menjelaskan pelaksana kegiatan bukan hanya Dinas Budparpora. Tapi juga Dinas Perindagkop dan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu. Anggarannya, ujar Husin, berasal dari APBD Kabupaten Bungo 2015. (hnd)
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com