Ilustrasi

Air Surut, Aktivitas Warga 6 Desa di Tanjab Timur Terancam Lumpuh

Posted on 2015-08-21 11:32:34 dibaca 2219 kali

JAMBIUPDATE.COM, MUARASABAK - Surutnya debit air Sungai Simpang Kiri, yang merupakan jalur utama masyarakat 5 Desa di Kecamatan Mendahara Tengah, mengancam aktifitas transportasi warga Desa. Bahkan, aktivitas warga terancam lumpuh. 

 "Kalau musim kemarau air surut terjadi pendangkalan dan sampah menumpuk. Untuk melewati harus dibersihkan jalur sampan kami," keluhnya.

 Dia pun menunjukan beberapa speedboat yang berjejer, dan tidak melakukan aktifitas mengangkut penumpang. Penyebabnya tidak lain penumpukan sampah di sungai.

 "Kalau dipaksa bisa merusak speedboat, sehingga sopir speedboat memilih menunggu air pasang," terangnya.

 Hal senada dikatakan Joni warga asal Desa Mendahara Tengah. Kejadian seperti ini selalu dialami setiap tahunnya disaat musim kemarau. Bahkan dia tidak bisa mengangkut sawit karena dangkalnya kedalaman sungai.

 "Kami pun harus membawa sawit saat air pasang. Kan sawit tidak bisa disimpan, kalau disimpan busuk," jelas Joni.

Sungai Simpang Kiri adalah jalur utama masyarakat Desa Mendahara Tengah, Bakti Idaman, Sungai Tawar, Merbau, Sungai Beras dan Desa Mencolok.(yos)

 

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com