Bentrok Warga Kumun dan Tanjung Pauh beberapa waktu lalu
JAMBIUPDATE.COM, JAMBI - Tokoh masyarakat Tanjung Pauh Mudik sudah menggelar pertemuan terkait kerusuhan yang terjadi antara Tanjung Pauh Mudik dengan Kumun.
Salah satu tomas Tanjung Pauh Mudik, Sahibul Sani mengatakan, Depati Ninik Mamak, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Tanjung Pauh telah melakukan rapat dan hasilnya antara lain meminta 5 Desa Tanjun Pauh tidak dibenarkan keluar batas Tanjung Pauh dan membuat keributan. Jika, terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Ninik Mamak, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat tidak bertangung jawab dan menyerahkan kepada pihak Kepolisian.
Kemudian, apabila Tanjung Pauh dimasuki musuh, maka pihaknya akan melakukan perlawanan. Lalu, diantara perbatasan Kumun-Tanjung Pauh akan ditaruh kayu agar menyempitkan perselisihan antara Tanjung Pauh dan Kumun.
‘‘Kayu-kayu dipinggir jalan supaya ditebang, dilintang ditengah jalan. Supaya mempersempit perselihan antara kita,’‘ ujarnya.
Nafrizal, tokoh masyarakat Kumun mengaku setuju dengan pihak Tanjung Pauh. ‘‘Kami juga tidak menginginkan hal ini terjadi. Yang terjadi semalam spontanitas, tanpa komando, perintah,’‘ ucapnya.
(dik)
Â
Â
Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129
Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896
E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com