JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Tim gabungan dari Polda Jambi, kembali merazia sejumlah gudang-gudang yang diduga tempat pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) di Jambi.

Kegiatan ini berlangsung di dua titik yakni, gudang milik PT Jambi Tulo Pratama, yang bekerja sama dengan PT Ocean Petro Energy (OPE) yang berada di kawasan, Marsda Abdulrachman Saleh, Paal Merah, Kota Jambi, dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Jambi dan turut hadir dari unsur Polisi Militer (PM) dan Satpol PP Kota Jambi.

Karo Ops Polda Jambi, Kombes Pol Feri Handoko Soenasrso mengatakan, saat ini pihaknya telah mengambil sampel BBM dari gudang tersebut, untuk diperiksa kualitas keaslian BBM.

"Untuk sampel BBMnya, sudah kita arahkan Unit Tipidter Satreskrim Polresta Jambi, apakah ini BBM Oplosan," kata Feri, Jumat (22/10).

Selain itu, Feri menegaskan, jika kemudian ada temuan BBM Oplosan yang dikelola oleh PT tersebut, pihaknya akan melakukan tindakan tegas, dimana, kegiatan pengoplosan BBM sudah melanggar ketentuan dan peraturan migas.

"Untuk kedepannya, kita akan terus bekerja sama dengan Satpol PP, terkait perizinan kegiatan gudang tersebut beserta unsur lainnya,"tegasnya.

Sebut Feri, pihaknya akan memanggil pihak PT Jambi Tulo Pratama, ataupun PT Ocean Petro Energy (OPE) untuk memastikan hasil temuan di lapangan, yang saat ini sedang diperiksa oleh Polresta Jambi.

"Kita akan panggil pihak PT untuk konfirmasi terkait hasil pengecekan di lapangan, apakah sesuai perizinan, masa berlaku, atau juga apakah ada pengoplosan BBM dan sebagainya, nanti kita panggil dan mintai keterangan," bilangnya.

Lanjut Feri, pihaknya memastikan bahwa akan menindak seluruh gudang-gudang yang terindikan atau yang nekat melakukan pengoplosan BBM di Jambi dan tidak ada tebang pilih atas kegiatan yang melanggar niaga bahan bakar, mulai dari pelanggaran administrasi, hingga pelanggaran pidana.

"Jika ditemukan ada pelanggaran, dengan bukti-bukti yang ada, semua akan kita proses, dan tidak ada tebang pilih, kalaupun ada yang belum, bukan berarti tidak dilaksanakan, tetapi belum dan akan kita lakukan secara bertahap," pungkasnya.(rhp).


Komentar

Rekomendasi




add images