TPS Ditutup dan Dijaga Ketat, Pemkot Jambi Mulai “Perang” Lawan Pembuang Sampah Sembarangan

TPS Ditutup dan Dijaga Ketat, Pemkot Jambi Mulai “Perang” Lawan Pembuang Sampah Sembarangan

Posted on 2026-05-24 18:53:24 dibaca 285 kali

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Pemerintah Kota Jambi mulai bertindak tegas dalam membenahi persoalan sampah yang selama ini menjadi wajah kusam kota.

Sedikitnya sekitar 80 tempat pembuangan sampah (TPS) resmi kini ditutup dan dijaga ketat petugas untuk mencegah warga kembali membuang sampah sembarangan.

Langkah itu menjadi sinyal kuat dimulainya perubahan besar sistem pengelolaan sampah di Kota Jambi.

BACA JUGA: Kabar Duka Haji Jambi ! Asniyati Jemaah Haji Kloter BTH 24 Asal Sarolangun Wafat di Makkah

TPS yang selama ini dipenuhi tumpukan sampah dan menimbulkan bau menyengat perlahan mulai dihilangkan, terutama di kawasan protokol dan wilayah yang telah menerapkan sistem Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi Mahruzar mengatakan, penutupan TPS dilakukan bertahap dan difokuskan pada titik-titik yang sudah dilayani armada pengangkut sampah berbasis masyarakat.

BACA JUGA: Listrik PLN Padam di Sumatra, Hutama Karya Pastikan Operasional Jalan Tol Tetap Normal

“TPS yang ditutup diutamakan yang sudah berjalan OPBM dan berada di jalan protokol,” ujarnya, Minggu (25/5/2026).

Tak hanya ditutup, sejumlah TPS kini dijaga petugas untuk mengantisipasi masih adanya warga yang nekat membuang sampah di lokasi tersebut. Sebab, kebiasaan lama masyarakat membuang sampah di pinggir jalan dinilai masih menjadi tantangan terbesar dalam penataan kota.

Mahruzar mengungkapkan, sebelumnya Kota Jambi memiliki sekitar 200 TPS resmi dan sekitar 100 TPS liar yang tersebar di berbagai kawasan.

Kondisi itu dinilai membuat pengelolaan sampah tidak terkendali dan memicu munculnya titik-titik kumuh baru.

BACA JUGA: Kapolsek Jambi Timur Pimpin Patroli Bersama Forum RT Tanjung Pinang, Jaga Kamtibmas Lingkungan

Kini, pola lama itu mulai diubah. Sampah rumah tangga tidak lagi diarahkan menumpuk di TPS, melainkan dijemput langsung dari rumah warga menggunakan armada bentor OPBM.

Wali Kota Jambi Maulana sebelumnya menegaskan, langkah penutupan TPS dilakukan untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata sekaligus mengubah pola pikir masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

Menurut Maulana, persoalan sampah tidak bisa lagi diselesaikan dengan menambah TPS di pinggir jalan. Sebaliknya, sistem pengangkutan harus langsung menyentuh sumber sampah dari rumah tangga.

“Pemkot Jambi saat ini terus mempercepat penerapan OPBM di seluruh kawasan kota. Sistem ini dirancang agar sampah tidak lagi menumpuk di pinggir jalan, tetapi dijemput langsung dari rumah warga sehingga lingkungan menjadi lebih bersih dan tertata,” katanya.

Program tersebut juga diperkuat melalui program Kampung Bahagia yang menjadikan kebersihan lingkungan sebagai fokus utama penataan kawasan permukiman.

Selain menutup TPS, Pemkot Jambi juga mulai menyiapkan sistem persampahan modern berbasis digital. Sebanyak 20 armada pengangkut sampah digital disiapkan untuk melayani pengangkutan dari tujuh depo transfer menuju TPA Talang Gulo dengan kapasitas hingga 500 ton per hari.

Langkah agresif Pemkot Jambi ini sekaligus menjadi ujian kedisiplinan masyarakat. Sebab, keberhasilan penutupan TPS tidak hanya bergantung pada petugas dan armada pengangkut, tetapi juga kesadaran warga untuk tidak lagi menjadikan pinggir jalan sebagai tempat membuang sampah. (hfz)

Copyright 2019 Jambiupdate.co

Alamat: Jl. Kapten Pattimura No.35, km 08 RT. 34, Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi, Jambi 36129

Telpon: 0741.668844 - 0823 8988 9896

E-Mail: jambiupdatecom@gmail.com